Review Buku Emotional Healing Therapy by Irma Rahayu
Sinopsis:
Awas, jangan remehkan emosi! Tahukah Anda kalau emosi
negatif bisa menjadi penyebab berbagai masalah dalam kehidupan, seperti
gangguan fisik termasuk penyakit kronis, hambatan finansial dan karier, masalah
hubungan dengan pasangan dan orang terdekat, termasuk menghambat pencarian
jodoh. Emotional Healing Therapy merupakan terapi praktis untuk melepaskan
emosi bawah sadar yang dapat membantu Anda menemukan tujuan hidup, memperoleh
kesehatan fisik dan psikis, meraih hubungan yang menyenangkan dengan pasangan
dan keluarga, menemukan jodoh yang tepat, mencapai karier yang diinginkan, serta
menggapai kebebasan finansial. Baca buku ini, coba metodenya, dan langsung
dapatkan hasil nyata dalam hidup Anda!
Review Pribadi:
Bismillahirrahmanirrahiim.. Setiap orang memiliki cerita
atau perjalanan hidupnya masing-masing, dimana ga sedikit yang memiliki
pengalaman masa lalu yang buruk (atau biasa kita sebut inner child), yang
akhirnya berpengaruh pada pola pikir, cara kita menghadapi masalah serta
penyelesaian terhadap masalah tersebut. Mungkin sebagian orang tidak menyadari
apa yang dilakukannya selama ini adalah hasil dari inner child yang belum
disembuhkan. Karena unconscious mind tersebut secara tidak langsung memengaruhi
apapun hasil dari tindakan kita.
Oh ya sekedar informasi, buku yang ku baca adalah edisi
revisi baik isinya maupun covernya. Alhamdulillah dapat membaca buku gratis ini
memakai e-book dari aplikasi iPusnas yang bisa teman-teman semua download di
playstore. Dalam aplikasi tersebut terdapat banyak buku-buku lainnya yang seru,
walaupun masih terdapat banyak kekurangan dalam aplikasi ini tetapi secara
keseluruhan bisa mendapatkan e-book yang original dan legal pada akhirnya tetap
puas. Di aplikasi ini ada ribuan buku yang tersedia untuk siap kita baca,
hampir segala jenis buku ada mulai dari novel, parenting, agama, bisnis sampai
buku inspiratif seperti buku Irma Rahayu ini. Untuk buku berbahasa Indonesia
iPusnas bagus, untuk buku berbahasa inggris ada aplikasi AnyBooks atau
FreeBooks yang bisa menjadi referensi kamu.
Lanjut mengenai buku Emotional Healing Therapy, ketika
membaca buku ini sejujurnya membutuhkan waktu khusus, tidak bisa membaca santai
seperti bernovel ria. Karena halaman per halamannya memberi kita banyak
pencerahan mengenai emosi, penyakit yang diakibatkan oleh emosi, serta berbagai
tips & metode untuk menghadapi ketika emosi tersebut muncul / masih
membekas sampai saat ini. Disini banyak metode praktis yang bisa langsung
dipraktekkan, namun kalau sekiranya belum sanggup mempraktekkan, bisa dibaca
dulu sampai habis lalu jika sudah siap dicoba praktekkan dari hal-hal yang
mendasar / ringan.
Dalam buku ini pun dijelaskan bahwa emosi adalah energi yang
tidak bisa hilang, hanya dapat dirubah dan ditransfer (seperti hukum kekekalan
energi pada fisika), dan aku setuju sekali. Dimana emosi-emosi ini selalu ada
dan berotasi dalam tubuh kita. Tidak mungkin dan tidak baik jika kita hidup
tanpa memiliki emosi, bisa-bisa kita akan seperti robot yang tidak memiliki
perasaan apa-apa dan tanpa ekspresi. Emosi tetap dibutuhkan namun harus selaras
dan tidak sampai mengganggu kehidupan kita. Namun dengan semua emosi negatif
yang terus kita pendam, tak inginkah merubahnya menjadi energi positif, atau
selamanya ingin tetap kita pendam menjadi energi negatif?
Jika kita telah menyadari bahwa masih ada emosi negatif yang
tertinggal dalam diri kita, selanjutnya hal pertama yang dapat kita lakukan
adalah mengakui keberadaan emosi tersebut dan mencoba berbagai metode yang
ditawarkan dalam buku ini sesuai kondisi yang kita alami. Diantara jenis
metodenya ada touch and breath, mirror therapy, digging deeper, inner
child therapy dan forgiveness therapy. Ini dapat berlaku
dalam berbagai hal misal untuk kejadian masa lampau, kejadian sehari-hari di
masa kini, maupun kecemasan kita terhadap berbagai macam hal di masa depan.
Saya juga belum mengaplikasikannya secara penuh, baru sekedar membaca saja, dan
sepertinya jika ingin diaplikasikan harus baca berulang dulu agar lebih paham
lagi cara menerapkannya pada diri sendiri
Penulis teh Irma memberikan contoh
berdasarkan kisah nyata yang dialami oleh para peserta baik sesi private maupun
grup yang konsultasi kepada beliau. Dari cerita-cerita nyata yang disampaikan,
ternyata banyak sekali orang yang cobaannya sangat berat namun masih memiliki
keinginan yang kuat untuk menjadi lebih baik. Apalagi kisah antara hidup dan
mati ketika memiliki suatu penyakit kronis tertentu, yang dimana dapat
berkurang sakitnya bahkan sampai sembuh karena melepaskan dan mengafirmasi
semua pola pikir dan emosi negatif menjadi positif, Ma syaa Allah tersentuh
banget bacanya. Karena memang hampir setiap penyakit dapat bersumber dari 2 hal
pola hidup dan pola emosi, jika salah satu atau bahkan keduanya tidak imbang
maka kita bisa ambruk sewaktu-waktu. Sambil berkaca pada diri sendiri mengenai
penyakit yang dirasakan oleh tubuh ini.
Solusi berupa metode praktis dari buku ini juga sangat
aplikatif, banyak yang bisa kita lakukan secara mandiri, tapi untuk beberapa
kasus khusus (yang masalah berat) baiknya langsung ke psikolog untuk dibantu.
Di buku Emotional Healing Therapy ini memberikan pelajaran agar mampu
mengendalikan emosi yang kita miliki. Tak hanya membantu mengenal berbagai
macam jenis emosi, disini juga diberi metode-metode untuk dapat menyelaraskan
emosi tersebut. Intinya memiliki emosi itu harus, tetapi sesuai kadarnya, pas
porsinya dan tepat penempatannya. Karena bagaimana pun emosi yang kita miliki
secara sadar atau tidak dapat “dibuang” ke suami atau anak-anak, sehingga cara
terbaik memang mengenal diri, mentransfer emosi negatif menjadi emosi positif
agar tidak ada korban emosi kepada keluarga. Yang tertarik membaca buku ini
selamat berproses dan berpindah menjadi lebih baik :)
Judul Buku : Emotional Healing Therapy
Penulis : Irma Rahayu
Penerbit : PT. Gramedia Widyasarana Indonesia
Jazakunallah khairan KIMI 😍
#KIMIchallenge
#EmotionalHealingTherapy
#IrmaRahayu
#KIMI2020
#PreChallenge3

Comments
Post a Comment