KIMI 2020 PRE-CHALLENGE


//KIMI PRE-CHALLENGE PART 2//

Bismillahirrahmanirrahiim.. Kali ini dikasih Pre-Challenge KIMI 2020 mengenai meresapi sebuah lagu Kunto Aji, dari awal denger challenge ini hampir banget aku mau left group alias mundur untuk tidak melanjutkan karena tidak sesuai dengan value aku yaitu sedang tidak mendengarkan musik. Tapi niat itu aku tahan dan aku urungkan. Aku ga mau menyia-nyiakan kesempatan aku tahun ini bersama KIMI serta menjauh dari suatu masalah tanpa konfirmasi atau tabayyun dulu. Maka saat itu aku langsung ngejapri bupon / teh achi untuk meminta alternatif bagi yang tidak mendengarkan lagu

Saat moderasi dibuka, ternyata Alhamdulillah banyak juga yang sepemikiran tidak ingin mendengarkan lagu (tentunya dengan motif yang berbeda-beda). Mungkin karena cukup banyak yang meminta alternatif, saran kami didengar Alhamdulillah. Selang 5 hari kemudian bupon memberi alternatif selain lagu kunto aji yaitu shalawat dari
Alfina Nindiyani - Innal Habibal Musthofa (bisa di klik link youtubenya)

Cukup menjadi angin segar untukku, walaupun lebih berharap sama sekali tidak ada hal yang mengenai musik. Ok tak mengapa, tanpa tapi dan nanti aku langsung mendengarkan saat itu juga shalawat nabi dari Nindy, setelah itu aku mencoba mencari lirik shalawat tersebut. Dan Ma syaa Allah banget liriknya sangat indah, berisi pujian terhadap Nabi Muhammad, kebetulan juga biasa sambil mendengarkan murattal (MP3 Al-Qur'an) jadi makin nyess rasanya dimana kaya flashback bahwa Nabi kita yang mendapatkan wahyu sebanyak ini sehingga menjadi Al-Qur'an dan indahnya sedang ku dengar ini 😭

Beliau pun dengan segala kesempurnaannya tetap menjadi sebaik-baiknya hamba, tidak merasa ujub (berbangga diri), atau riya' (sombong). Padahal apalah aku sebagai manusia yang belum punya banyak amal ini masih bisa ujub dan riya' *cry aloud*

Nabi Muhammad pun sudah sangat mencintai para umatnya bahkan sejak sebelum semua umatnya ini dilahirkan, dimana belum pernah bertemu dengan kita semua, bahkan beliau belum pernah mengetahui nama kita sekalipun. Tapi beliau sudah menyebut kita selalu dalam do'a-do'anya, selalu meminta yang terbaik untuk para umat sebelum beliau. Bahkan sebelum beliau meninggal pun, masih ada kecemasan pada diri beliau adalah "Bagaimana nasib umatku kelak?". Dan Nabi Muhammad masih dengan muka penuh kecemasan sampai Malaikat Jibril mengatakan

“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Ku haramkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril.
Setelah itu Nabi Muhammad mengucapkan kata pada nafas terakhirnya, yaitu
    “Umatku, umatku, umatku”
😭😭😭😭😭😭😭😭
Ya Allah... Rasulullah sedemikian cintanya kepada kita sebagai umat beliau, padahal kita masih banyak membangkang, tidak patuh pada perintah Allah, serta masih sering lalai dalam menegakkan sunnah dari Rasul. Tetapi Rasulullah tidak melihat hal itu, dimana beliau masih memberi syafa'at bagi para umat di akhirat kelak yang In syaa Allah akan menyelamatkan kita. Bandingkan dengan kita? Nabi bukan, ulama bukan, menghafal Qur'an juga sulit dan masih juga belum mengenal serta mencintai Allah dan Rasul-Nya.. Disini setelah membaca lirik dari Shalawat Nabi ini rasanya hati aku tercabik-cabik, apa pantas aku memiliki cita-cita ingin bertemu dengan baginda Rasulullah SAW? Apa pantas?

Dengan mendengarkan shalawat sebagai challenge KIMI ini aku mencoba membayangkan hari tersebut, hari dimana dapat bertemu dengan Rasulullah SAW dalam keadaan aku sebagai umatnya. Saat mencoba memikirkan hal tersebut, tiba-tiba mendadak tanganku gemeteran, keringet langsung merasa keluar banyak, jantung ini berdetak dengan sangat cepat dan keras. Lemas banget walau baru membayangkannya saja, rasanya hal tersebut sebagai sebuah impian setiap umat Muslim

Terima kasih KIMI diminta untuk challenge seperti ini, aku bahagia banget akhirnya aku merasa tidak salah memilih untuk mendalami shalawat Nabi ketimbang lagu Kunto Aji. Ini beberapa kutipan lagu dari Nindy yang buat aku nyesss sekali


Sesungguhnya Nabi Muhammad yang terpilih
Memiliki kasih sayang dan kemuliaan
Kami bahagia
Hilang kegelisahan kami dengannya
Itulah harapan dan keinginan kami

Jazakunallah khairan KIMI 😍

#selflove
#mentalhealth
#kimichallenge
#REHEART
#KIMI5tahun

Comments

Popular posts from this blog

GLevel 12 Day 15 Bunda Sayang #5

NulisYuk B40 / Challenge 2-Day 3

GLevel 12 Day 11 Bunda Sayang #5